Beranda > Analisis Perancangan Kerja & Ergonomi > Peta kelompok kegiatan kerja keseluruhan

Peta kelompok kegiatan kerja keseluruhan

1. Peta Proses Operasi
Peta proses operasi adalah peta kerja yang menggambarkan urutan kerja dengan jalan membagi pekerjaan tersebut ke dalam elemen-elemen operasi secara detail. Di sini tahapan proses operasi kerja harus diuraikan secara logis dan sistematis. Dengan demikian seluruh operasi kerja dapat digambarkan dari awal sampai menjadi produk akhir, sehingga analisa perbaikan dari masing-masing operasi kerja secara individual maupun urut-urutannya secara keseluruhan akan dapat dilakukan (Sritomo, 2006).

Dengan adanya informasi-informasi yang bisa dicatat melalui peta proses operasi, dapat diperoleh banyak manfaat di antaranya dapat mengetahui kebutuhan akan mesin dan penganggarannya, memperkirakan kebutuhan akan bahan baku, sebagai alat untuk menentukan tata letak pabrik dan untuk latihan kerja, dan lain-lain (Sutalaksana, 2006).

2. Peta Aliran Proses

Informasi-informasi yang diperlukan untuk analisa setiap komponen dapat diperoleh melalui peta aliran proses. Peta aliran proses merupakan suatu diagram yang menunjukkan urutan dari operasi, pemeriksaan, transportasi, menunggu, dan penyimpanan yang terjadi selama satu proses atau suatu prosedur berlangsung. Di dalamnya memuat pula informasi-informasi yang diperlukan untuk analisa seperti waktu yang dibutuhkan dan jarak perpindahan (Sutalaksana, 2006).

Perbedaan antara peta proses operasi dengan peta aliran proses, yaitu:

  1. Peta aliran proses memperlihatkan semua aktivitas-aktivitas dasar, termasuk transportasi, menunggu, dan menyimpan. Sedangkan pada peta proses operasi, terbatas pada operasi dan pemeriksaan saja.
  2. Peta aliran proses menganalisa setiap komponen yang akan diproses secara lebih lengkap dibanding peta proses operasi, dan memungkinkan untuk digunakan disetiap proses atau prosedur, baik di pabrik atau kantor.

Dalam penerapannya, peta aliran proses memiliki kegunaan yang tentu saja sangat membantu, yaitu:

1.   Bisa digunakan untuk mengetahui aliran bahan atau aktivitas manusia mulai dari awal masuk dalam suatu proses atau prosedur sampai aktivitas terakhir.

2.   Peta ini dapat memberikan informasi mengenai waktu penyelesaian suatu proses atau prosedur.

3.   Dapat digunakan untuk mengetahui jumlah kegiatan yang dialami bahan atau dilakukan oleh manusia selama proses atau prosedur berlangsung.

4.   Sebagai alat untuk melakukan perbaikan-perbaikan proses atau metode kerja.

3. Peta Proses Kelompok Kerja

Peta ini dapat digunakan dalam suatu tempat kerja dimana untuk melaksanakan pekerjaan tersebut memerlukan kerja sama yang baik dari sekelompok pekerja. Jenis pekerjaan atau tempat kerja yang mungkin memerlukan analisa melalui peta proses kelompok kerja misalnya pekerjaan-pekerjaan pergudangan, pemeliharaan, atau pekerjaan-pekerjaan pengangkutan material lainnya.

Setiap peta aliran proses dipetakan dalam arah mendatar, sehingga paralel satu sama lain, yang satu di atas atau di bawah yang lainnya. Jelaslah disini bahwa satu seri pekerjaan yang dilaksanakan oleh seorang operator sangat erat sekali hubungannya dengan seri operator-operator lainnya. Karena adanya kebergantungan tiap aktivitas, maka dalam peta proses kelompok kerja biasanya banyak dijumpai lambang-lambang kelambatan, yang menunjukkan bahwa suatu aktivitas sedang menunggu aktivitas lainnya.

Peta ini juga dapat digunakan sebagai alat untuk menganalisa aktivitas suatu kelompok kerja. Masalah utama jika terjadi kerja sama antara sekelompok orang dimana satu aktivitas dengan lainnya saling bergantung adalah banyaknya dijumpai aktivitas-aktivitas menunggu (delay). Tujuan utama yang harus dianalisa dari kelompok kerja adalah meminimumkan waktu menunggu (delay). Dengan berkurangnya waktu menunggu berarti dapat tercapai tujuan lain yang lebih nyata di antaranya dapat mengurangi ongkos produksi atau proses dan dapat  mempercepat waktu penyelesaian produk atau proses. Keuntungan-keuntungan di atas bisa dicapai setelah dilakukan analisa yang teliti.

4. Diagram Aliran

Walaupun peta aliran proses merupakan suatu peta yang memuat informasi-informasi relatif lengkap sehubungan dengan proses dalam suatu pabrik atau kantor, tetapi peta tersebut tidak menunjukkan gambar dari arah aliran selama bekerja. Diagram aliran merupakan suatu gambaran menurut skala dari susunan lantai dan gedung, yang menunjukkan lokasi dari semua aktivitas yang terjadi dalam peta aliran proses.

Diagram aliran proses memilki kegunaan yang dijelaskan sebagai berikut:

  1. Lebih memperjelas suatu peta aliran proses, apalagi jika arah aliran merupakan faktor yang penting.
  2. Menolong dalam perbaikan tata letak tempat kerja.

Diagram aliran berfungsi melengkapi peta aliran proses. Ini berarti penganalisaan suatu proses kerja akan lebih sempurna apabila telah diketahui dimana tempat mesin, tempat kerja, daerah kerja dan kemana saja arah gerakan dari bahan serta perlengkapan atau orang selama proses tersebut berlangsung.

  1. 3 April 2011 pukul 17:23

    bagusssssssssss

  2. 15 Desember 2011 pukul 03:39

    Makasih boss, sangat membantuku untuk menyelesaikan tugas

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: